Profil Awan Setho, Kiper Muda Andalan Bayangkara FC

Profil Awan Setho

Nama Awan Setho kini mulai diperbincangkan di kalangan pecinta bola tanah air. Tapi, apakah diantara pecinta timnas Indonesia tersebut mengetahui bagaimana profil Awan Setho seluruhnya ? Sepertinya belum banyak yang tahu. Bagi yang penasaran mengenai kehidupan hingga karirnya di sepakbola, bisa menyimak artikel di bawah ini.

Masa Kecil Dan Awal Mula Tertarik Menjadi Kiper

Awan Setho merupakan pemain timnas kelahiran Semarang, Jawa Tengah. Tepatnya pada tanggal 20 Maret 1997. Pria berumur 23 tahun tersebut dibesarkan dalam keluarga pecinta sepakbola. Ayahnya yang bernama Setyadi Widhi Atmoko, merupakan mantan kiper di era 90an. Kala itu, ayahnya dikenal sebagai penjaga gawang PS BPD Jateng.

Dari sanalah, minat Awan Setho terhadap sepakbola mulai tumbuh. Awan mulai menekuni sepakbola dengan posisi penjaga gawang setelah menyaksikan ayahnya bertanding dalam setiap kompetisi. Awan berpikir, bahwa posisi ini memang tak banyak diminati orang, namun setelah beberapa kali melihat ayahnya berlatih, timbullah keinginan untuk menekuni profesi tersebut secara profesional.

Dengan bantuan ayahnya, Awan mendaftarkan diri pada sekolah sepakbola Pengcab Semarang, saat usianya menginjak 13 tahun. Di sekolah ini, Awan mulai memilih posisi kpper sebagai posisi yang akan menjadi profesinya kelak.

Dalam sebuah artikel mengenai  profil Awan Setho dituliskan, bahwa dari sekolah sepakbola ini juga, Awan akhirnya terpilih menjadi anggota tim U-11 yang mewakili Indonesia di ajang Danone Nations Cup ( DNC ) di São Paulo, Brasil. Yang diadakan pada tahun 2010 silam.

Meskipun karir sepakbolanya sempat terhenti, karena awan menerima tawaran untuk memasuki akademi kepolisian. Namun jalan terang mulai terbuka lagi, saat akademi kepolisian tempatnya mendaftar, ternyata memiliki klub sepakbola yang bernama Bhayangkara FC.

Perjalanan Karir Sepakbola

Seperti telah disebutkan sebelumnya, bahwa profil Awan Setho sebagai kiper dimulai saat Awan mendaftar pada sekolah sepakbola. Kemudian, dari sanalah karir sepakbolanya dimulai. Ketika itu, SSB Pengcab Semarang, dimana Awan bersekolah sepakbola, terpilih sebagai perwakilan Indonesia di ajang Danone Nations Cup yang diselenggarakan di Sao Paulo, Brazil.

Kala itu, Indonesia menempati urutan 6 besar. Dan sejak saat itu, profil Awan Setho sebagai kiper muda kebanggaan Indonesia sudah mulai diperhitungkan. Sekembalinya dari Brasil, Awan bergabung dengan Bali United, namun tidak berlangsung lama. Karena Awan memutuskan untuk kuliah di salah satu universitas di Semarang.

Setelah memasuki semester 2, Awan tertarik masuk sekolah polisi Negara ( SPN ) Mojokerto. Di sekolah kepolisian ini juga lah, akhirnya Awan bisa menekuni kembali profesinya sebagai kiper. Hal ini dikarenakan, sekolah tersebut memiliki sebuah klub sepakbola.

Klub sepakbola yang dimiliki akademi kepolisian tempat Awan menimba ilmu tersebut bernama Bhayangkara FC. Tak ingin membuang kesempatan, Awan kemudian bergabung bersama klub tersebut. Dari Bhayangkara FC, Awan mencoba memilih klub lain yang bernama Persip Pekalongan.

Tak lama di Persip Pekalongan, Awan kemudian memilih untuk kembali ke Bhayangkara FC, namun hanya sebagai pemain pengganti. Awan kemudian dipinjamkan ke PSIS Semarang. Di klub inilah, karir sepakbolanya mulai bersinar. Hingga akhirnya, Bhayangkara FC menariknya kembali.

Bersamaan dengan kembalinya Awan sebagai pemain inti Bhayangkara FC, disaat itu juga pelatih timnas Indonesia memanggilnya untuk memperkuat squad merah putih tersebut. Timnas Indonesia yang saat itu dilatih oleh Eduard Tjong tertarik untuk memasukkannya ke dalam barisan timnas U-19.

Demikianlah profil Awan Setho, kiper muda andalan Bhayangkara FC. Meskipun sebelumnya, Awan tidak terlalu dominan  di klub tersebut.  Namun seiringnya waktu, Awan bisa membuktikan kemampuannya sebagai kiper terbaik di klub yang bermarkas di Solo tersebut. Tak tanggung-tanggung, Awan kini masuk ke dalam tim senior Bhayangkara FC.

 

READ  Profil Samir Handanovic, Penjaga Gawang Slovenia

You May Also Like

About the Author: Deddy Cuz